KISAH NYATA MY LOVELY

cerita insprasi

Ini kisah nyata yang kualami saat ini, di kehidupan yang fana ini. Mungkin ini jauh dari kata romantis. Tapi romantis ini ku tujukan untuk putriku tersayang. My little angel yang telah mendahului kami untuk menempati syurgaNya.

Rabu, 08 november 2017 09.00 am
Di sebuah lorong yang sepi akan pasien dari sebuah klinik. Hanya aku dan suamiku yang berada di ruang rawat untuk menantikan kelahiran anakku yang pertama. Tak lama kemudian dokter pun memintanya untuk mengurus administrasi pendaftaran dan obat-obatan.
Sendirilah aku di ruang ini.

WP_20170302_13_40_19_Pro (1)

Awal mulanya baru pembukaan 2. Ku pikir sampai pembukaan 10 tidaklah menyakitkan. Waktu berlalu begitu lama kurasa dan semakin menyakitkan. Aku menelpon ibuku untuk menemaniku kebetulan klinik tsb tidak jauh dari rumah dan kami memutuskan pergi berdua kemudian ibuki menyusul. Suamiku belum juga selesai karna mengantri untuk mendaftar.
Sekitar Pkl 11.30 am aku berada di luar alam sadar dan teriak sekeras nya. Entah jam berapa saat itu, aku tidak memperdulikan pasien lain ruang sebelah atau di ruangan lain.
Ibuku datang, tak lama suamiku pun datang,
‘aku teriak, meracau selama pembukaan terjadi. Rasanya seperti tulang rusuk ku dipatahkan bersamaan. Bahkan disentuh pun terasa sangat menyakitkan

IMG-20170921-WA0001

‘suamiku: istighfar sayang 😭 jangan nangis.. istighfar.
Aku meremas gengggaman tangannya. Tak pernah kulepaskan.
Tetap saja aku teriak dan meracau tak jelas.

Seketika pkl 14.30 barulah bidan datang untuk menangani. Entah kemana mereka saat aku berteriak, sama sekali tidak ada tindakan/pengecekkan berkala. Entah pukul berapa waktu itu aku tak mampu membuka mata lagi karna lelah berteriak.

Suamiku disampingku disaat detik-detik melahirkan anak pertamanya, bagiku itu moment romantis yang kualami.
Na’as bayiku tak tertolong, seketika tak sampai 1 jam dia hidup di dunia.
Dia menitipkan malaikat mungil, Dan Dia mengambilnya kembali. Mungkin tuhan punya rencana indah untukku dan suamiku. Mungkin tuhan memberikan banyak waktu untuk kita pacaran lagi.
Mungkin tuhan mengajarkan kita tentang arti kehilangan.

Ariqa namanya..
Cerita ini untuk putriku tersayang.
Dia Yaa Rahiim (maha penyayang)
Menitipkan janin dalam rahimku 9 bulan penantian panjangku dan membawanya kemanapun. Membayangkan kisah indah kelahiran anakku. Hingga ku lahirkan ke dunia. Tak sempat ku memeluk mencium nya.
Tuhan.. Titipkan salam sayang peluk rindu untuk putriku..

By : Aikokom

Ketika Berpakaian Couple

baju couple romantis
Suatu ketika saya ada undangan ke acara pernikahan bersama suami saya. Saya bingung mau pakai baju apa. kemudian ada ide pakai baju couple. Saya pakai gamis dan kerudung abu dan suami pakai jubah dengan bahan dan model yang sama. Memakai pakaian couple itu seperti hal yang aneh, karena sebelumnya kita jarang pakai couplean. Hari itu adalah hari yang romantis karena berpakaian couple, seperti pasangan yang akur dan setia. Padahal kita memang jarang berkumpul dan kondangan juga. bahkan ada tetangga yang bilang ” mau kemana nih kok tumben pakai pakaian rapi dan serasi couplean lagi ga biasanya ?”. saya jawab aja ” mau kondangan ke pernikahan temen.” dan ada juga yang nanya dan ingin pakaian seperti kami. ”、dimana nih belinya dan berapa? tanya tetanggaku yang suka kepo. saya hanya jawab ” ya di toko mana aja deh. ” bahkan mertua pun melihat dan bertanya mau kemana. alhasil kami jawab ” kondangan”. itu adalah pengalaman memakai pakaian couple pertama kalinya. dan pernah kami memakai pakaian biasa dan warna yang sama.aku  pakai atasan begitu pula suamiku. seperti romeo dan juliet . aduh saudaraku pada iri. so sweet.
foto romantis baju couple
kini aku punya anak. ingin rasanya pakai pakaian couple dan bingung ukuran dan bahan  yang pas buat anakku. dan aku tanya temen dan harganya lumayan karena mungkin kualitasnya yang bagus dan ada ongkos kirimnya juga. saya pun melihat iklan di internet model dan gambarnya bagus- bagus.
 waktu itu saya belum ada uang buat beli pakaian couple itu. saya mencoba menabung untuk bisa membelinya. tapi sayangnya karena kebutuhan ekonomi kami yang sedang surut akhirnya saya tidak jadi membeli pakaian couple itu.
ketika itu saya melihat ada pasangan suami istri yang membawa empat orang anaknya dengan memakai pakaian couple. aduh hatiku merasa iri ingin seperti mereka. saya hanya berdoa bisa memiliki pakaian couple keluarga seperti mereka itu. semoga aja suatu saat nanti ada rezeki untuk bisa beli pakaian couple keluarga amin.
nah inilah cerita tentang baju couple dari saya. semoga cerita ini menjadi pelajaran dan inspirasi bagi pembaca.
By: Siti Rahmatun nazilla