Mr. Perfect

bersamamu

Mr. Perfect

Ribuan bintang kecil itu begitu sempurna bergelantungan dilangit malam. Tak ada keresahan yang terpantul dalam cahaya lembutnya. Setelah cukup lama memandangi keindahan langit malam bertabur bintang, ku alihkan pandangan kearah meja kerjaku. Ku lirik tumpukan kertas di sudut meja. Kutarik nafas  panjang dan ku mulai membacanya satu persatu. Beberapa bulan terakhir aku memang sibuk mempersiapkan launching produk baru di perusahaan tempatku bekerja. sebagai Staff Marketing, tugasku memastikan produk ini sukses dipasaran. Tema produk baru kali ini adalah baju couple yang ditargetkan akan menebus pasar dunia, dan aku harus berfikir ekstra untuk mewudkannya.

***

“pak tunggu sebentar pak” teriakku di sepanjang jalan. Aku benar-benar tidak mempedulikan lirikan mematikan dari penumpang bus lainnya. “06.45, yap karir ku di ambang maut” gumamku pelan. Sesampainya di kantor, antrian karyawan di depan lift membuatku semakin mengelus dada. “kuharap gedung ini cuma punya satu lantai” gerutuku sambil menaiki satu per satu anak tangga. Akhirnya aku sampai disebuah ruangan gelap yang tak pernah ingin kutemui. Didalam nya ada beberapa staff perempuan dan seorang pria dengan style trendi-nya. Dia adalah manajer  marketing atau lebih dikenal dengan Mr. Perfect yang dikagumi. Dia seperti orang yang tak pernah kukenal. Bahkan aku sendiri ragu, apakah benar dia pria yang kucintai, pria yang yang menyatakan cinta dengan sangat romantis dan penuh kehangatan lima tahun yang lalu. Benarkah itu Nathan ku.

Banyak hal yang telah berubah dan banyak hal juga yang membuat perbedaan diantara kami. Ditambah sekarang dia berada diposisi yang membuat wanita semakin kagum padanya. Walaupun Nathan besikap dingin pada mereka tapi aku benar-benar tidak percaya diri berada disisi Nathan. Berpisah darinya memang keputusan sulit yang harus ku ambil. Karena aku tidak mau menjadi batu sandungan untuk karir Nathan. setelah selesai memberikan berkasnya, aku berjalan meninggalkan Nathan dan staff lain di ruangan itu

***

“ikut aku” ucap Nathan ketika melihatku di depan kantor “ikut aku” ucapnya lagi ketika aku tak menoleh padanya

Dengan kesal aku mengikuti langkah kakinya, dan kami berhenti di sebuah taman didekat kantor. Disana Nathan berhenti dan berbalik memandangku. Dengan tatapan tajam dia mendekatiku.

“apa masalahnya” Nathan mulai bicara “kenapa kamu memperdulikan omongan orang lain yang bahkan kamu tidak kenal. Ini bukan Dean yang kukenal” sambungnya

“lalu apa ?” tanyaku pasrah “apa kau tau apa yang mereka bicarakan ?” lalu aku pergi.

“aku tau, tapi aku tidak  peduli” teriak Nathan

***

“Dean” panggil seseorang dengan suaranya yang khas

“iya” ucapku dengan nada ramah. Padahal aku benar-banar tak ingin bicara dengan mbak rayni si ratu gosip ini

“apa benar kamu dekat dengan Mr. Perfect ?” Tanya nya to the point

Aku tertawa geli ke arah mbak rayni, “dasar” ucapku pelan. “Aduh mbak ini ada-ada saja. Mana mungkin” ucapku sekenanya lalu pergi

“iya kan, aku juga berfikir begitu” ucap mbak rayni ke dayang-dayangnya. Mereka adalah para  pemuja berita gosip. “nggak mungkin Dean, dia itu bukan levelnya. Lihatlah wanita yang mendekati pak nathan benar-benar berkelas kan? sangat berbeda dengan Dean”  Lanjutnya lagi.

pasangan romantis

Waktu berlalu cukup cepat, sudah hampir 2 minggu aku tidak bertemu dengan Nathan ataupun cuma sekedar mendengar suaranya. Nathan dan beberapa staaf marketing lainnya ada riset di lapangan. Seperti hari-hari biasa, aku masuk keruangan dan langsung menuju mejaku, aku tidak suka bicara pada mereka yang tidak aku kenal atau bertegur sapa dengan wajah asing. Di atas meja kulihat ada selembar kertas berwarna merah muda yang diselipkan di antara tumpukan kertas kerjaku. Dengan pelan ku baca tulisannya.

Untuk dean ku

Yang lebih cantik darinya, banyak

Yang lebih semurpna darinya , ada

Tai entah kenapa aku hanya memilihnya

Gadis biasa si penyendiri luar biasa

Bukan dari kumpulan gadis pintar

Bukan dari kelompok sosialita

Dia hanya gadis cupu penghuni pojokan

Dia hanya gadis biasa yang tak terliahat

Dia bukan cahaya yang terang

Bukan bintang yang berkedip

Juga bukan bulan yang lembut

Tapi kenapa dia mampu merusak pertahanan jiwa

Kenapa aku tak bisa menghilangkkan satu detikku tanpa memikirkannya.

“Kenapa bacanya cemberut gitu, tulisannya jelek ya?” bisik seseorang dari belakang. Ya itu adalah suara Nathan.

‘aku bukannya nggak peduli apa yang dikatakan orang lain, tapi aku pikir omongan mereka ngak ada artinya dan nggak akan ngubah apapun. Dan beberapa wanita yang kamu lihat denganku, sekalipun aku tak pernah menanggapi perasaan mereka. Jadi jangan pernah berfikir seperti itu lagi, oke” lanjutnya lagi

“I love you” bisiknya di telingaku

Aku hanya diam terharu mendengar Nathan bicara. Kami memang banyak memiliki perbedaan, banyak hal membuatku selalu tidak percaya diri berada disisinya. Dia bagaikan sang bintang yang begitu sempurna di langit. Tapi Nathan tak pernah menganggap dirinya sempurna, dia selalu katakan dia akan benar benar perfect jika aku disisinya. Aku sering bertanya pada Nathan,  kenapa aku? Tapi dia bilang,  aku adalah wanita yang sempurna.  “kau adalah wanita pertama yang ajarkan ku hubungan yang tulus,  kau ajarkan kesempurnaan cinta,  kau adalah orang yang apa adanya.  Ketika sedih,  maka kau akan menangis.  Ketika bahagia,  kau tertawa layaknya anak kecil. Kau berteman dengan orang yang kau sayangi.  Karena kau berteman dari hati. Kau tak pernah sok dekat atau akrab dengan orang lain, tetapi kau tulus akrab dan dekat dengan orang lain,  itu lah yang membuatku memilihmu,  dan masih ada 1000 alasan lain,  kenapa itu kamu Dean”ucap Nathan

“Jangan bilang putus putus lagi ya, aku gak suka”. Ucap Nathan sambil memelukku.

“I love you too” balasku

 

By: Yel Nelly

SEBELAS LILIN YANG KAU SULUT

lilin romantis

SEBELAS LILIN YANG KAU SULUT

Langit telah dipenuhi warna jingga. Dari atas sini aku bisa menatap hamparan angkasa yang dipenuhi gradasi dan corak senja yang khas. Burung-burung migrasi memberi warna tambahan pada lukisan langit itu. Menawan sekali. Ini adalah satu-satunya hiburan bagi jiwaku yang sepi.

Tapi esok aku akan bertemu cintaku. Sudah enam bulan ini senyumnya absen dalam hidupku. Sebagai seorang nahkoda, paling-paling aku hanya bisa menjumpainya via layar ponsel yang kadang putus-putus karena sinyal kurang mencukupi. Dan hal itu ternyata sama sekali tidak mengurangi rindu. Pertemuan yang “nanggung” itu malah bikin suasana hati makin rancu. Aku ingin mencubitnya pelan ketika dia bercanda.

Malam harinya aku malah tidak bisa tidur, berharap pagi segera menjelang dan aku bisa pulang. Ku hitung jumlah bintang, ku hirup bau lautan, dan ku dekap angin selatan, tapi sama sekali tidak berhasil mengundang kantuk. Wajah istriku telah menjajah pikiranku.

Ku angkuti koper ke taksi semenit setelah turun dari kapal. Hitungan menit terasa lama sebelum sampai rumah. Di halaman depan aku disapa tetangga, tapi berita buruk tercium dari jarak 20 meter dari pintu utama. Seorang lelaki tengah berbagi senyum dengan istriku. Bagi sebagian orang mungkin hal ini sepele. Bisa saja lelaki itu teman istriku atau tukang reparasi televisi. Tapi bagi orang yang selama enam bulan memendam rindu, hal tersebut merupakan sambutan pertemuan yang buruk. Yang ku harapkan adalah peluk dan cium, bukan pemandangan demikian.

Aku menanti lelaki itu undur diri. Aku sempat berpapasan, dia merunduk-runduk sungkan tanpa menyapaku. Dari kejauhan istriku berlari menjemput. Membantuku membawa perkakasku yang lumayan banyak. Rasa sebalku tidak bisa ditutupi. Beberapa kali istriku mengajak bercanda, tanggapanku dingin saja. Dia agak frustasi, tapi tetap berusaha menjadi istri yang baik bagi suaminya. Dia tetap membuatkan air hangat; tetap menyajikan makanan, dan menemani nonton televisi. Sampai datang waktu rebah, aku masih belum sanggup membinasakan kemangkelan hatiku.

Nyatanya yang mengalahkan adalah lelah. Aku tidur nyaman, meski tidak berangkulan seperti biasanya. Di dekatnya saja sudah cukup meredam gejolak amarahku. Mungkin esok semua akan jadi seperti semula.

Aku terbangun ketika mendengar sebuah gesekan. Di laut aku sering mendengarnya, tapi di rumah? Aku segera memastikan bunyi itu. Hari masih gulita saat membuka mata. Nampak satu titik terang kecil. “Selamat ulang tahun pernikahan kita yang pertama sayang.” Ah, dari sebuah sumbu lilin berangka satu. Istriku maju menyodorkannya dekat mulutku. Sesaat kami terpejam merangkai doa lalu meniupnya bersama. Dan itu menjadi akhir kecemburuanku pada sosok ayu yang selalu ku sayang.

Lilin-elektronik

Hatiku makin lega ketika dia menceritakan bahwa lelaki kemarin adalah juru antar kue. Kekhawatiranku tentang rawannya meninggalkan istri seorang diri di rumah tidak terbukti. Kesetiaannya masih seteguh dan sekokoh dulu saat mengikrarkan janji suci. Meski sebagian kebutuhan batinnya tidak terpenuhi, aku yakin dia memiliki cara untuk membunuh rasa sepi itu. Bukanlah sebuah pemberian besar yang datang sesekali, tapi perhatian kecil yang hadir penuh konsistensi yang membuat cinta sejati bertahan. Dan aku telah memberikan perhatian itu sebaik mungkin. Sesering mungkin.

“Itu apa yank?” dari keremangan aku melihat bentuk absurd cenderung kotor di atas meja rias.

“Itu lilin. Aku tidak berani membangunkanmu, jadi setiap lima belas menit lilin meleleh, aku menggantinya dengan yang baru.” Astaga. Aku benar-benar terpukau dengan niatannya memberi kejutan ini. Setidaknya ada sebelas lilin yang tergeletak, jadi paling tidak dia telah menungguku bangun semenjak 3 jam lalu. Belum cukup di sana, dia juga memberikan sebuah kado berisi baju Popeye dan Olive berwarna biru yang jika disatukan kedua gambar tersebut membentuk adegan ciuman.

Aku mengecup keningnya sebagai ungkapan maaf atas ketidakdewasaanku menyikapi sesuatu. Kami tidak kembali tidur, karena sejenak kemudian adzan subuh berkumandang. Pagi ini dia ingin melepas rindu, seharian bersamaku sambil mengenakan baju couple itu. Seperti sepasang kekasih muda, kami mengabadikan setiap momen perjalanan. Kami mulai dari pusat perbelanjaan. Istirahat di sebuah taman dan ditutup dengan: Mengunjungi pantai. Bagi seorang yang tiap hari melihat laut, sebenarnya itu pilihan yang buruk. Aku bosan dengan air garam. Tapi hadirnya dia di sampingku kebosanan itu mengepompong dan akhirnya menetas sebagai kupu-kupu. Indah sekali.

Perpaduan senja, samudra, dan dirinya membawaku bawa sebuah kenangan yang akan selalu ku simpan selama enam bulan ke depan. Baju itu juga menambah nilai estetika perjalanan kami. Baju itu seolah simbol ketidakinginannya lepas dariku. Kami harus tetap bersama supaya puzzle gambar di baju tetap utuh. Supaya keluarga kami tetap utuh.

Aku mencintainya dalam balut kesederhanaan yang dia bawa. Aku suka matanya yang memancarkan kelembutan dan ketulusan. Adalah dedengkot iblis seorang lelaki yang berani melukai kekasihnya. Dan aku tidak mau masuk dalam rombongan itu. Aku akan menempatkan diriku sebagai benteng yang menjaga agar senyumnya tetap sama. Selamanya.

BY : ALVIN NUHA

KADO LAIN

Melamarr

KADO LAIN
“Ya Allah, esok ia akan datang, tidak lagi sendirian tapi bersama keluarganya untuk mempertegas dan memperjelas tentang rasanya, maka izinkan aku bersamanya jika engkau menakdirkan.” Itulah do’aku yang kupanjatkan kepada Rabb-ku karena aku rasa ia berhak tahu bahwa esok adalah hari bahagiaku walaupun sebenarnya dia sudah tahu karena dia maha mengetahui.
Malampun terasa amat panjang, biasanya ia berlalu dengan cepat dan terkadang aku merasa aku menyia-nyiakannya, tapi kini justru aku menantinya dengan penuh harap, agar cepat berganti. Namun aku harus bersabar, karena esok pasti akan segera datang.
“Nit. Nit. Nit” (Suara jam-ku berbunyi menandakan pagi telah datang), segera aku bangun kemudian membuka jendela untuk melihat matahari yang tersenyum kali ini. Sepertinya pertanda baik.

kado-pcar
Dan akhirnya hari ini telah tiba, betapa baiknya tuhan yang telah menakdirkaku terbangun dan menikmati hari ini bahkan ada hal indah lain yang aku dapat di hari ini karena dia seorang penulis romantis yang selalu punya kata indah untuk menghiasi hari-hariku sekarang dan nanti. Dengan namanya yang indah yaitu Imam, telah tiba di rumah dengan di dampingi kedua orang tua dan keluarga. Hari ini dia resmi melamarku untuk menjadi istrinya.
Bukan hanya itu tuhan juga menciptakan hal indah lainnya di hari itu karena dia dengan senyum yang manisnya membawa sebuah kado dan memberikannya kepadaku, tak sabar langsung ku buka kado itu di depannya dan laur biasa kado yang berisi Baju Longdres di lengkapi dengan hijab dan tertera tulisan kecil #KekasihHalal_Barakallah. Diapun membalikan badan dan tanpa aku sangka saat dia kembali menghadapku dia mebuka jas-nya dan ia memakai Koko dengan tulisan sama.
Bukan tentang harga tapi ini tentang rasa, berapapun harganya aku tak perduli yang jelas ini adalah kado darinya sebagai tanda cintanya yang lain selain Ijab kobul yang akan ia ucapkan nanti dengan menjabat tangan ayahku, dan meminta dengan penuh cinta kepada ayahku untuk membawa dan membimbing putri cantiknya itu dalam bimbingannya.

Cerpen Terbaru – Jomblo Rasa Rujak

rujak-manis-copy

Nama gue Nani Febriani, biasa dipanggil Mblo. Maklum aja, gue yang saat ini udah jadi mahasiswi tingkat lanjut alias nggak kelar-kelar skripsi udah jadi jomblo salama kurang lebih 22 tahun. So, jangan tanya kapan terakhir gue pacaran atau putus karena apa. Soalnya, selama hidup di dunia ini selama 22 tahun lebih, gue belum pernah ngerasain yang namanya pacaran. Wajarnya setiap kali bertemu sama temen lama atau keluarga yang udah lama nggak kumpul, hal pertama yang ditanyain adalah kabar.

“Hai Nani! Apa kabar?”

Itu sih pertanyaan zaman gue masih SMP. Pertanyaan itu nggak pernah dan nggak akan pernah mucul

saat gue udah mulai kuliah. Setiap kali bertemu di mana saja dan kapan saja, gue udah hafal dengan

pertanyaan pertama yang muncul.

“Masih jomblo, Mblo?”

Tanpa memberi jeda untuk gue menjawab dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, temen atau keluarga gue pasti udah langsung nyerocos. Ada yang ngejek gue bakal jadi perawan tua, ada yang berencana menjdohkan gue dengan duda anak dua, ada yang ngira gue lesbi. Untungnya belum ada yang nyuruh gue pakai susuk atau semacamnya.

“Mblo, bentar lagi udah bulan Februari nih,” ujar Putri saat kami makan di kantin kampus.

“Ya terus?” jawab gue sambil menikmati bakso terlezat di dunia.

“Ihh…Lu bego apa pura-pura bego sih? Februari means bulan kasih sayang dan hari ulang tahun lu,”

ungkap Putri kesal.

“Then?”

“Ya lu nggak pengin cara pacar gitu biar pas ualng tahun dan di hari Valentine ada yang ngasih kado. Ada

yang ngasih surprise.”

“Gue bisa beli sendiri.”

“Ya kalau dikasih orang yang istimewa kan jadinya lebih special juga Mblo.”

“Dikasih kado pacar saat ultah atau Valentine itu udah biasa. Mainstream banget deh,” jawab gue

dengan penuh percaya diri.

“Hiihhh… serah lu deh.”

Entah kenapa setelah pembicaraan di kantin siang itu, gue jadi memikirkan omongan si Putri. Rasa- rasanya gue emang butuh buat beli kado sendiri. Itu bisa jadi bukti bahwa gue ini adalah jomblo yang bahagia dan mandiri.

“Beli kado apa ya buat gue sendiri?” tanya gue dalam hati.

Keesokan harinya, gue ketemu lagi sama si Putri dan sialnya dia lagi gandengan sama pacar kesayangannya. Mereka lagi sarapan di cafe dekat kos. Daripada dianggap jomblo yang iri dan tidak kuat melihat orang pacaran, gue memutskan buat mendatangi mereka.

“Cie…pakai baju couple. Kenapa? Takut pacar lu ketuker Put?” ejek gue sambil tertawa.

“Di balik kata cie tersimpan rasa pengin yang dalam,” jawab Putri singkat.

“Sialan lu.”

“Udah, sini sarapan bareng. Pasti nggak ada yang ngingetin lu buat sarapan kan Mblo?” ajak Danar, pacar Putri.

Gue cuma senyum sinis. Udah hafal banget dengan ejekan mereka berdua setiap kali ketemu gue di tempat makan. Daripada harga diri gue sebagai jomblo yang hampir 23 tahun makin terinjak, gue memutuskan untuk pesan makananan.

“Eh Mblo, gimana baju couple gue sama Danar? Bagus kan? Ini harganya murah tapi kualitasnya bagus.

Sweater gue LVNUO Maroon itu juga beli di tempat yang sama kayak ini. Kalau dipake enggak kelihatan

murahan dan nyaman banget bahannya,” jelas si Putri.

“Elu dapet endorse? Sampai segitunya.”

“Enggaklah. Gue ini beneran. Enak banget,” jawab Putri.

“Emang beli dimana?”tanya gue.

“Di Bajucouple.com.”

“Ohh…online shop?”

“Yup… gue waktu itu isengan sekali beli. Ehh malah ketagihan.”

“Wah, kayaknya gue tahu nih kado yang cocok buat diri gue sendiri di ultah nanti,” ungkap gue dalam hati.

Sore hari setelah penghinaan itu, gue memutuskan buat buka smartphone gue yang udah hampir jadi sarang laba-laba karena nggak pernah dipake buat chatting atau stalking.
Gue menulis bajucouple.com di browser gue. Barang-barangnya emang bikin gue pengen khilaf buat ngabisisn uang jajan sebulan. Setelah scroll dan lihat-lihat akhirnya gue memilih satu yang gue rasa cocok bangetsama yang gue mau.

Beberapa hari setelah pesan, barang udah sampai. Gue memutuskan buat enggak ngebuka dulu. Gue mau nunggu sampai hari itu tiba.

Yup, tepat pukul 00.01 tanggal 14 Februari 2016, gue meniup lilin di atas kue yang gue beli sendiri dan membuka kado yang gue beli sendiri. Kado itu berupa Sweater Couple dengan tulisan Good Luck. Warna hitam putih.

Ada alasan di balik pemilihan kado yang gue beli di Bajucouple.com. Alasannya sederhana. Gue pilih sweater couple karena berharap akan segera dapat pacar. Good luck adalah penyemangat buat gue sendiri di usia yang baru.
Kedengaran memang gila tapi namanya juga doa dan harapan tentu boleh-boleh aja. Kalau pada akhirnya gue akan tetap jomblo sampai usia ke-24 nanti, gue nggak papa. Gue bahagia menikmati masa

menjadi jomblo. Rasanya kayak rujak. Ada asem, pedes, manis, asin, pahit dan segar.

Faith is like a loving parent when you need it most

blog_5-compressor
[fusion_text]

Faith is like a loving parent when you need it most

Lorem ipsum dolor sit ets amet, consectetur adipiscing elit sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

A church is a community

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

 

My trust in God flows out of the experience of his loving me, day in and day out, whether the day is stormy or fair, whether I’m sick or in good health, whether I’m in a state of grace or disgrace. He comes to me where I live and loves me as I am.

 

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

From many we become one

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.[/fusion_text]

Annual summer camp gets underway

blog_11-compressor
[fusion_text]

Annual summer camp gets underway

Lorem un ipsum dolor sit ets amet, consectetur adipiscing elit sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

A church is a community

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

My trust in God flows out of the experience of his loving me, day in and day out, whether the day is stormy or fair, whether I’m sick or in good health, whether I’m in a state of grace or disgrace. He comes to me where I live and loves me as I am.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

From many we become one

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.[/fusion_text]

10 examples of where charity changed everything

[fusion_text]

10 examples of  charity changing everything

Lorem ipsum dolor sit ets amet, consectetur adipiscing elit sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

A church is a community

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

 

My trust in God flows out of the experience of his loving me, day in and day out, whether the day is stormy or fair, whether I’m sick or in good health, whether I’m in a state of grace or disgrace. He comes to me where I live and loves me as I am.

 

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

From many we become one

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.[/fusion_text]

What challenges face a family who lives by faith?

blog_16-compressor
[fusion_text]

What challenges face a family who lives with a faith?

Lorem ipsum dolor sit ets amet, consectetur adipiscing elit sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

A church is a community

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

 

My trust in God flows out of the experience of his loving me, day in and day out, whether the day is stormy or fair, whether I’m sick or in good health, whether I’m in a state of grace or disgrace. He comes to me where I live and loves me as I am.

 

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

From many we become one

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.[/fusion_text]

Community reaches out and helps others

[fusion_text]

Community reaches out and helps others

Lorem ipsum dolor sit ets amet, consectetur adipiscing elit sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

A church is a community

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

 

My trust in God flows out of the experience of his loving me, day in and day out, whether the day is stormy or fair, whether I’m sick or in good health, whether I’m in a state of grace or disgrace. He comes to me where I live and loves me as I am.

 

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

From many we become one

Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Ddolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.[/fusion_text]